Kaos polo atau polo shirt selalu menjadi pilihan utama ketika Anda membutuhkan pakaian yang kasual namun tetap memberikan kesan rapi dan profesional. Tidak heran jika jenis pakaian ini sangat laris untuk kebutuhan seragam kantor, pakaian komunitas, hingga merchandise acara.
Namun, saat Anda datang ke konveksi, Anda pasti akan dihadapkan pada pilihan jenis kain rajutan berpori khas polo (pique). Dua nama yang paling sering muncul di pasaran adalah Lacoste CVC dan Lacoste PE.
Jangan sampai salah pilih! Salah menentukan bahan bisa membuat budget Anda membengkak atau justru menghasilkan kaos yang gerah saat dipakai. Yuk, kita bedah tuntas perbedaan kedua bahan kaos polo terbaik ini agar Anda bisa memilih yang paling pas dengan kebutuhan Anda.
Apa itu Bahan Lacoste?
Sebelum masuk ke perbedaannya, sekilas tentang namanya: istilah “Lacoste” di pasar tekstil Indonesia sebenarnya merujuk pada jenis rajutan kain yang memiliki pola pori-pori kecil (segi enam atau honeycomb). Tekstur rajutan inilah yang membuat tampilan polo shirt terlihat jauh lebih premium dan kokoh dibanding kaos oblong biasa yang menggunakan bahan rata (plain knit).
Mengetahui Lebih Dekat Bahan Lacoste CVC (Chief Value Cotton)
Jika Anda mencari keseimbangan antara kenyamanan maksimal dan daya tahan kain, Lacoste CVC adalah jawabannya.
Karakteristik & Komposisi
Bahan ini terbuat dari campuran serat katun alami (cotton) dan sintetis (polyester). Menariknya, persentase kandungan katun di dalam kain ini jauh lebih dominan—biasanya berkisar antara 55% hingga 60%, sementara sisanya adalah polyester.
Kelebihan Lacoste CVC:
- Sangat Adem dan Menyerap Keringat: Berkat kandungan katun yang tinggi, kain ini sangat nyaman dipakai di iklim tropis seperti Indonesia, bahkan untuk aktivitas outdoor.
- Tidak Mudah Susut: Campuran serat polyester mengunci bentuk kain agar tidak mudah melar atau menyusut meskipun sering dicuci.
- Handfeel yang Halus: Sisi bagian dalam kain ini umumnya didesain lebih rapat dan lembut di kulit, sehingga tidak memicu iritasi.
Rekomendasi Penggunaan:
Sangat cocok untuk seragam kerja kantoran (eksekutif), seragam sales lapangan, merchandise brand premium, dan pakaian kasual sehari-hari.

Mengetahui Lebih Dekat Bahan Lacoste PE (Polyester)
Bagi Anda yang mengutamakan efisiensi biaya produksi atau efisiensi anggaran tanpa mengorbankan tampilan formal polo shirt, Lacoste PE adalah opsi paling rasional.
Karakteristik & Komposisi
Sesuai namanya, bahan Lacoste PE terbuat dari 100% serat polyester sintetis. Tekstur pori-porinya cenderung terlihat sedikit lebih besar dan tegas jika dibandingkan dengan varian CVC.
Kelebihan Lacoste PE:
- Harga Jauh Lebih Ekonomis: Ini adalah keunggulan utama kain PE. Biaya produksinya jauh lebih murah, menjadikannya pilihan utama untuk produksi massal.
- Warna Awet dan Anti-Pudar: Serat sintetis mengikat zat warna dengan sangat kuat. Warnanya tidak akan mudah bebel atau pudar meski dicuci berkali-kali.
- Tidak Mudah Kusut: Kaos polo dengan bahan PE hampir tidak perlu disetrika dengan ekstra karena kainnya secara alami tahan kusut dan cepat kering setelah dicuci.
Rekomendasi Penggunaan:
Sangat pas digunakan untuk kaos kampanye partai, seragam event berdurasi singkat, pakaian panitia acara massal, atau seragam buruh pabrik/gudang dengan budget terbatas.
Memilih antara Lacoste CVC dan Lacoste PE pada akhirnya kembali kepada dua faktor utama: tujuan penggunaan dan anggaran yang tersedia.
Sudah menentukan pilihan bahan yang tepat untuk polo shirt Anda? Jangan ragu untuk mengonsultasikan desain, ukuran, dan kebutuhan bordir seragam Anda bersama tim konveksi profesional kami. Hubungi kami sekarang melalui tombol WhatsApp di bawah ini untuk mendapatkan penawaran harga terbaik!
Gak perlu nunggu lama, yuk konsultasikan ide kaosmu sekarang. Hubungi kami lewat WhatsApp atau mampir langsung ke workshop kami di Bekasi untuk lihat-lihat sampelnya.